Oleh: waleanmario | Desember 11, 2008

Uji Reduksi dan Uji Benedict

LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIA

Hari/ tanggal :Kamis 4 Desember 2008

Nama/nim :Mario Walean

Tujuan:

1. Melakukan uji reduksi karbohidrat.

2. Melakukan uji Benedict.

Alat dan bahan;

1. Uji reduksi

*Bahan percobaan; larutan glukosa 1%

Pereaksi; a. larutan CuSO4 1%

b. larutan NaOH 10%

c. larutan Na-sitrat

*alat; a. tabung reaksi

b. bunsen

c. timbangan

d. pemanas

2. uji benedict

Bahan; a. larutan glukosa 1%

b.Larutan sukrosa 1%

c.Larutan laktosa 1%

d.Larutan pati 1%

alat ; a. gelas ukur

b. pemanas

c. tabung reakasi

d. timbangan

Pereksi reagen benedict: larutkan 34,6 gr Na-sitrat + 20 gr Na-karbonat dalam 180 ml air aduk dan saring. Kemudin tambahkan larutan 3,46 gr CuSO4 dalam 20 ml air. Genapkan menjadi 200 ml.

Teori Singkat

Mosakarida segera mereduksi sneyawa-senyawa pengoksidasi seperti ferisianida, hydrogen peroksida, atau ion cupri (Cu2+). Pada reaksi sepreti ini, guka dioksidasi pada gugus karbonil, dan senyawa pengoksidasi menjadi tereduksi dimana senyawa-senyawa pereduksi adalah pemberi electron dan senyawa pengoksidasi adalah penerima electron. Glukosa dan gula-gula lain yang mampu mereduksi senyawa pengoksidasi disebut gula pereduksi. Sifat ini berguna dalam analisis gula. Dengan mengukur jumlah dari senyawa pengoksidasi yang tereduksi oleh suatu larutan gula tertentu, dapat dilakukan dengan pendugaan konsentrasi gula. Gula yang mengandung gugus aldehid atau keton bebas mereduksi indicator-indikator seprti kompleks ion kupri (Cu2+) menjadi bentuk kupro (Cu+). Bahan pereduksi pada reaksi-reaksi ini adalah bentuk rantai terbuka aldosa dan ketosa. Ujung peruduksi dari suatu gula adalah ujung yang mengandung ggus aldehida atau keto bebas.

Benedict Reagen digunakan untuk mentes atau memeriksa kehadiran gula monosakarida dalam suatu cairan. Monosakarida bersifat redutor, dengan diteteskannya Reagen akan menimbulkan endapan merah bata. Selain menguji kualitas, secara kasar juga berlaku secara kuantitatif, karena semakin banyak gula dalam larutan maka semakin gelap warna endapan.

Langkah Kerja

1. Uji Reduksi

a. Disiapakan tiga tabung A, B, C.

b. Kedalam tabung A dimasukan 2 ml CuSO4 1% dan 2 ml NaOH 10%

c. Ke dalam tabung B dimasukan 2 ml CuSO4 1% dan 2 ml NaOH 10% dan tambahkan 5 tetes glukosa 1%

d. Ke dalam tabung C dimasukamn larutan seperti pada tabung A dan tambahkan larutan Na-Sitrat 30% sampai endapan larut.

e. Panaskan ke-3 tabung tersebut kedalam air mendidih dan perhatikan perubahan yang terjadi.

f. Ke dalam tabung C ditambahakan beberapa tetes larutan glukosa 1% dan selanjutnya dipanaskan kembali, dicacat hasilnya.

2. Uji Benedict

a. Disiapkan empat tabung reksi yang yang nantinya akan isi dengan glukosa 1%, sukrosa 1%, laktosa 1%, larutan pati 1%.

b. Kedalam seluruh tabung reaksi di masukan 5 ml reagen benedict dan 8 tetes larutan percobaan, lalu campur merata.

c. Perhatikan warna yang terjadi serta ada tidaknya pembentukan endapan.

Hasil Pengamatan

Hasil pengamatan percobaan adalah sebagai berikut;

1. Uji Reduksi

a. Sebelum dipanaskan

Tabung reaksi

Hasil reaksi yang terjadi

Tabung A

Berwarna biru, terdapat endapan

Tabung B

Berwarna biru, terdapat endapan

Tabung C sebelum ditambah glukosa

Berwarna biru

Tabung C setalah ditambah glukosa dan dipanaskan

-

b. Setalah dipanaskan

Tabung reaksi

Hasil reaksi yang terjadi

Tabung A

Ada endapan berwarna hitam, warna berubah dari biru menjadikeruh

Tabung B

Pada bagian permukaan terdapat warna orange dan terdapat endapan berupa bintik-bintik hitam.

Tabung C sebelum ditambah glukosa

Warna berubah menjadfi agak bening tetapi terdapat endapan berupa bintik-bintik hitam.

Tabung C setelah ditambah glukosa

Berubah warna menjadi coklat.

2. Uji Benedict

a. Sebelum dipanaskan

Nama kabohidrat

Warna yang terjadi

Ada/tidak ada endapan

Glukosa 1%

Biru

-

Sukrosa 1%

Biru

-

Laktosa 1%

Biru

-

Larutan pati 1%

Biru

-

b. setelah dipanaskan

Nama kabohidrat

Warna yang terjadi

Ada/tidak ada endapan

Glukosa 1%

Permukaan berwarna coklat

Memiliki endapan berwarna merah

Sukrosa 1%

-

-

Laktosa 1%

Merah bata

Memiki endapan berwarna merah

Larutan pati 1%

-

-

Analisis Data

1. Uji Reduksi

Adanya perbedaan hasil reaksi yang terjadi pada ketiga tabung A,B,C karena pada tabung A yang merupakan campuran dari CuSO4 dan NaOH tidak terdapat glukosa yang merupakan senyawa pereduksi atau gula pereduksi yang hasil reaksinya adalah adanya perubahan warna menjadi agak bening dan adsnya endapan. Pada tabung B larutannya sama dangan padatabung A tapi bedanya pada tabung B telah ditambahkan glukosa dimana hasil reaksi yang terjadi adalah berubah warna menjadi warna orange dan adanya endapan. Sedangkan padfa tabung C tidak terdapat glukosa tetapi ditambahkan larutan Na-nitrat yang setelah dipanaskan tidak terjadi reaksi perubahan.

Pada tabung C ditambahkan beberapa tetes larutan glukosa 1% dan selanjutnya dipanaskan kembali. Pada reaksi ini terjadi beberapa perubahan setelah dipanaskan kembali. Setelah dipanaskan dan ditambahkan glukosa terjadi perubahan warna yaitu menjadi coklat. Hal ini disebabkan karena adanya pengaruh gula pereduksi dalam ini glukosa.

2.Uji Benedict

Dari hasil pengamatan maka diketahui jenis karbohidrat mana saja yang menunjukan hasil (+) dan (-) terhadap uji benedict, yaitu;

a. hasil positif: glukosa dan laktosa

b. hasil negative: sukrosa dan pati

Uji benedict bertujuan untuk mengetahui adanya gula pereduksi dalam suatu larutan dengan indicator yaitu adanya perubahan warna khususnya menjadi merah bata.

Berdasarkan atas hasil pengamatan, diketahui hanya pada glukosa dan laktosa yang setelah di uji benedict melihatkan adanya perubahan warna yaitu merah bata dan coklat sedeangkan pada sukrosa dan larutan pati tidak menunjukan adanya perubahan.

Sehingga dapat diketahui bahwa larutan glukosa dan laktosa merupakan gula pereduksi. Hal ini di karenakan glukosa mampu mereduksi senyawa pengoksidasi, di mana ujung pereduksinya adalah ujung yang mengandung aldehida. Sedangkan pada laktasa yang menghasilkan D-glukosa dan D-galaktosa , dimana laktaso memiliki gugus karbonil yang berpotensi bebas pada residu gula glukosa, sehingga laktasa adalah disakarida pereduksi.

Pada sukrosa dan larutan pati tidak menunjukan adanya perubahan sehingga kedua karbohidrat ini tidak merupakan pereduksi. Hal ini dikarenakan sukrosa tidakj mengandung atam karbon anomer bebas, Karena atom karbon kedua anomernya yaitu yang terdapat pada glukosa dan fruktosa berikatan satu sama lainnya. Seeding pati tersusun dari D-glukosa yang banyak.

Benedict Reagen digunakan untuk menguji atau memeriksa kehadiran gula pereduksi dalam suatu cairan. Monosakarida yang bersifat redutor, dengan diteteskannya Reagen akan menimbulkan endapan merah bata. Selain menguji adanya gula pereduksi, juga berlaku secara kuantitatif, karena semakin banyak gula dalam larutan maka semakin gelap warna endapan.


Kesimpulan

Larutan glukosa dan laktosa merupakan gula pereduksi, hal ini disebabakan adanya gugus karbonil yang berpotensi bebas pada residu glukosa diman ujung pereduksinya adalh yang mengandung aldehida. Sedangkan larutan sukrosa dan pati tidak merupakan senyawa pereduksi karena sukrosa tidak memilki atom karbon anomer bebas. Adanya gula reduksi pada suatu larutan ditandai dengan adanya perubahan warna khususnya merah tua pada larutan.

Benedict Reagen digunakan untuk menguji atau memeriksa kehadiran gula pereduksi dalam suatu cairan. Monosakarida yang bersifat redutor, dengan diteteskannya Reagen akan menimbulkan endapan merah bata. Selain menguji adanya gula pereduksi, juga berlaku secara kuantitatif, karena semakin banyak gula dalam larutan maka semakin gelap warna endapan.

Daftar pustaka

1 Lehninger. 1982. Dasar-Dasar Biokimia. Jilid 1. Erlangga.

2 Dawn. B, Mark, dkk. Biokimia Kedokteran Dasar. EGC.

3 Lubert Stryer. 2000. Biokimia. EGC.

About these ads

Responses

  1. Terima Kasih atas komentarnya.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: